3B, Bubur-Bunaken-Beauty

Manado-3

Dulunya dikenal dengan sebutan “Nyiur Melambai” karena banyakya pohon kelapa yang tumbuh di daerah ini. Kemudian dikenal juga sebagai “Kota Tinutuan” karena makanan khasnya yang nikmat, yaitu bubur yang dalam bahasa mereka disebut Tinutuan. Ya, Manado, ibukota Provinsi Utara ini jika boleh dibilang surganya kenikmatan dan keindahan yang begitu memikat. Bubur, Beauty dan Bunaken, tiga rangkaian yang cukup merepresentasikan kota ini. Bubur mewakili aneka ragam makanan yang nikmat yang ada di wilayah ini. Beauty, karena terkenal dengan kecantikan dan keramahan masyarakatnya. Dan Bunaken, surganya keindahan pemandangan bawah laut yang sudah terkenal hingga mancanegera yang mewakili alam yang indah terbentang di seluruh pelosok Sulawesi Utara. Nah, berikut adalah beberapa tempat yang bisa kita kunjungi saat berlibur ke Manado.

Kawasan Boulevard yang Memikat

Kawasan ini menjadi pusat keramaian warga Manado. Bisa dibilang hampir setiap malam kawasan ini selalu padat. Terlebih lagi saat akhir pekan atau menjelang liburan dapat dipastikan akan terjadi kemacetan di sini. Deretan mal, kafe, resto hingga warung yang berjejer rapi di sepanjang tepi pantai menambah suasana. Di kawasan ini memang menjadi surganya para penikmat kuliner karena begitu banyaknya tempat yang menyajikan tidak hanya makanan khas Manado saja tapi juga berbagai makanan lainnya. Dan sambil menikmati lezatnya makanan, kita bisa melihat Pulau Manado Tua dengan gunungnya yang menjulang dalam indahnya rona jingga sang mentari masuk peraduan.

Manado-2

Mengejar Sunrise di Rurukan

Tidak hanya keindahan bawah lautnya saja yang memesona. Keindahan alam pegunungannya juga mengundang decak kagum. Ya, berburu sunrise di daerah Rurukan, Tomohon, menjadi pengalaman yang tak mudah dilupakan. Melihat gunung Klabat yang gagah berjajar dengan gunung Dua Bersaudara dan jauh dibawahnya terhampar Selat Lembeh yang juga terkenal dengan pesona bawah lautnya tampak begitu eksotis diantara cahaya mentari yang mulai merekah dalam saputan kabut tipis. Di daerah Rurukan ini juga terkenal sebagai tujuan agrowisata.

Manado-1

Pasar Tomohon

Setelah menikmati keindahan sunrise, kita bisa melanjutkan perjalanan ke pasar Tomohon. Ya, sebuah pasar yang bisa jadi tidak akan ada di tempat lain karena keunikannya. Unik karena menjual berbagai macam binatang yang bisa dibilang buat sebagian orang tak lazim untuk dikonsumsi seperti tikus ekor putih, ular, kelelawar, babi hutan, anjing dan masih banyak lagi. Pasar ini menjadi salah satu destinasi wisata yang wajib dikunjungi saat berada di Tomohon.

Manado-5

Melihat Kolintang dan Terompet Terbesar di Dunia

Kalau sudah sampai Tomohon, sayang jika tidak sekalian berkunjung ke Museum Budaya Minahasa yang berada di Tompaso.  Selain tentunya kita bisa melihat benda-benda bersejarah masyarakat Minahasa, ada yang menarik di sini yaitu seperangkat alat musik kolintang raksasa dan terompet raksasa. Kedua alat musik ini tercatat dalam Guiness World Records.

Manado-6

Patung Yesus Memberkati

Dalam perjalanan pulang dari Tompaso menuju Menado, jangan lupa mampir ke salah satu ikon yaitu patung Yesus Memberkati yang menjulang tinggi yang berada di Perumahan Citraland Manado. Patung dengan total tinggi 50 meter dari permukaan tanah ini tidak pernah sepi pengunjung. Patung Yesus Memberkati ini menjadi patung tertinggi kedua dunia setelah patung Cristo Redentor yang berada di Rio de Janeiro, Brasil.

Tentu saja beberapa tempat ini baru sebagian kecil potensi keindahan yang bisa kita jumpai di Manado dan sekitarnya. Masih banyak spot menarik lainnya yang menunggu untuk kita kunjungi. Tentunya tergantung waktu, kesempatan dan biaya. Ya, sambil menikmati sebungkus nasi kuning diantara senyum cantik nan ramah penduduknya, Manado memang layak menjadi destinasi wisata favorit.  (Teks & Foto: Ristiyono)

Manado-4

 

Spot menarik

Bunaken, Manado Tua, Danau Tondano, Danau Linau, Tomohon, sunset di sepanjang Boulevard, sunrise di Rurukan, Bukin Kasih, Patung Yesus Memberkati, Selat Lembeh

Kuliner

Tinutuan di Jalan Wakeke, makanan khas Minahasa di Tinoor, Panada, Lalampa, Ikan Woku Blanga, Nasi Kuning, Cakalang Fufu, Ikan Roa, Ikan Nike, Paniki.

Harus dicoba

Naik angkot dan rasakan audio-nya yang menggelegar.

Share This:




Leave a Reply

Your email address will not be published.