Nasi Ulam

Nasi-ulam-2

Nasi ulam merupakan nasi campur khas Betawi yang mempunyai aroma menggoda selera. Nasi Ulam Betawi ini terdapat dua jenis yaitu nasi ulam basah (berkuah) yang berasal dari Jakarta Pusat dan Jakarta Utara. Jenis kedua adalah nasi ulam kering (tidak berkuah) yang ditemukan di daerah Jakarta Selatan. Biasanya nasi ulam ini dicampur dengan kemangi, sambal dan ditaburi dengan kacang tanah tumbuk dan serundeng. Sementara lauk yang menyertainya seperti dendeng, telur dadar, perkedel, tahu dan tempe goreng dan kerupuk.

 

Bahan :

800 gr              beras, cuci bersih

900 ml             air

4 lbr                 daun salam

3 lbr                 daun pandan

3 cm                lengkuas

3 btg                serai, memarkan

2 cm                jahe, memarkan

1 ½ sdt            garam

 

Bumbu tabur :

4 buah             cabai merah

7 buah             bawang merah

1 ¼ sdt            ketumbar sangrai

¼ sdt               jintan

½ sdt               terasi

1 btg                serai, ambil bagian putihnya, iris tipis

2 sdm              minyak goreng

2 sdt                gula merah

1 sdt                garam

1 butir              kelapa setengah tua, sangrai hingga kering.

 

Pelengkap :

3 buah             mentimun, iris melintang ½ cm

35 lbr               daun kemangi

60 gr                toge pendek, seduh air panas

150 gr              emping goreng

2 sdm              bawang goreng

 

Dendeng, telur dadar, perkedel

Cuci beras hingga bersih, tiriskan. Masak beras bersama air, daun salam, pandan, lengkuas, serai, dan garam hingga menjadi nasi aron, angkat. Kemudian kukus nasi aron hingga matang, angkat dan diaduk-aduk agar menjadi pulen, sisihkan.

Bumbu taburan : haluskan cabai, bawang merah, ketumbar, jintan, terasi dan serai. Panaskan minyak, tumis bumbu halus hingga matang, tambahkan gula dan garam. Masukkan kelapa parut sangrai, aduk hingga tercampur rata dan kering angkat.

Hidangkan nasi diatas piring, taburi bumbu taburan, tambahkan mentimun, kemangi, taoge, emping goring, dendeng, perkedel, telur dadar dan bawang goreng diatasnya.

 

 

Share This:




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *