Menebar Aksi dari Secangkir Kopi

INDI-2

Mendapatkan secangkir kopi berkualitas tidak selamanya harus merogoh isi kocek cukup dalam. Tak harus pula di kafe-kafe beken dengan sederet peralatan modern dan keren. Belakangan bermunculan para penebar aksi menawarkan secangkir kopi berkonsep kaki lima, namun berkualitas bintang lima.

Konsep kedai kopi seperti itu tergolong baru. Tampilan lapaknya memang sederhana –berupa gerobak, tenda, serta deretan meja-kursi lazimnya lapak-lapak lain, namun menawarkan sesuatu yang spesial. Tidak seperti kedai biasa dengan sajian kopi instan, melainkan specialty coffee yang lazim ditawarkan kafe-kafe beken.

Deretan toples berisi biji kopi pilihan meramaikan bagian depan gerobak. Pada bagian samping dan belakang, berderet perkakas lain, seperti kompor, grinder, coffee drip, V60, moka pot, teko leher angsa, french press, timbangan, termometer, serta masih banyak pernik lain.

INDI-1

Kelengkapan perkakas layaknya sebuah café ini digagas, salah satunya, oleh Indie Koffie di bilangan Bekasi Utara, Jawa Barat. Indie Koffie memang bukan yang pertama karena beberapa kedai sebelumnya telah memulai, meski dengan sedikit perbedaan konsep. Sebutlah Biji Kopling (Biji Kopi Keliling) di Kota Bandung, juga di Jawa Barat, yang menjajakan kopinya dengan vespa yang disulap menjadi lapak. Juga terdapat Koling (Kopi Keliling) yang beredar di Kota Yogyakarta dengan gerobak bisa di-gowes. Mereka sama-sama menjual secangkir kopi yang diseduh dari olahan biji kopi berkualitas.

Menurut Azka Farih, pemilik Indie Koffie, tujuan utama membuat konsep kedainya didasari keinginan memperkenalkan ragam kopi Nusantara yang berkualitas. Ia ingin mendekatkan kopi asli Indonesia, dengan kualitas terkenal hingga mancanegara, menjadi tuan rumah di negeri sendiri. ‘’Tidak harus mahal untuk menikmati secangkir kopi berkualitas,’’ kata Azka.

Masih dibutuhkan tenaga ekstra untuk memperkenalkan kopi tersebut ke masyarakat. Bukan hanya karena banyak jenis kopi di Indonesia, tetapi juga tentang cara seduh hingga menikmatinya. Edukasi budaya ngopi dengan secangkir kopi hasil biji kopi pilihan belum sepenuhnya merakyat.

INDI-3

Di Indie Koffie, semua dilakukan secara manual brew, baik dengan teknik pour over, moka pot, coffee drip, hingga tubruk. Beberapa jenis single origin coffee yang disediakan kedai ini, antara lain, sunda aromanis, flores bajawa, temanggung, flores poco kuwus, java kayumas, aceh gayo bener meriah, toraja yale, serta beberapa jenis dari Jawa Barat dan daerah lain.  Biji kopi berkualitas biasanya didapatkan dari para roaster maupun langsung dari petani.

Yang menarik dari konsep Indie Koffie adalah keramahannya. Kedai ini terbuka bagi semua kalangan yang ingin menikmati secangkir kopi spesial sambil ngobrol, bertukar pikiran, hingga saling mengedukasi tentang kopi. Semakin banyak masyarakat tahu tentang jenis dan kualitas kopi asli Indonesia, apresiasi masyarakat terhadap kopi Indonesia pun diharapkan kian meningkat.

Apresiasi tinggi pula untuk para pegiat kopi. Melalui secangkir kopi, mereka telah menebar aksi mendekatkan kopi Indonesia menjadi tuan rumah di negeri sendiri.(Teks & Foto: Ristiyono)

Share This:




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *